FESTIVAL MADU PROVINSI SUMATERA BARAT.
17 Oktober 2022 12:06:24 WIB 684 BERITA Dinas Kehutanan

Kurang lebih sampai nomor urut stand 130 Kelompok Perhutanan Sosial dan Kelompok Tani Hutan serta Mandiri se Sumatera Barat ikut dalam Festival Madu Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 yang diselenggarakan dari tanggal 1 - 3 Oktober 2022 di Halaman Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Padang. Acara festival ini mengusung tema “Bangkit Lebih Kuat Menuju Sumatera Barat yang Madani, Unggul dan Berkelanjutan dengan Gerakan Minum Madu Asli” bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Barat yang ke 77.

Acara Festival berlangsung meriah dan ramai. Meskipun cuaca mendung dan hujan, tidak mengurangi antusias para pengunjung untuk datang dan mencoba citarasa Madu Galo Galo. 10 UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) hadir bersama kelompok binaan masing-masing dan mengisi stand yang telah disediakan oleh panitia. Masing-masing utusan telah menyiapkan lapak dan tampil sebagus mungkin karena pada festival kali ini juga diadakan lomba dengan 2 (dua) kategori yaitu Kategori Stand Terbaik dan Kategori Produk Terbaik. Panitia dibantu oleh Tim Juri Independen untuk menilai Kategori Stand dan khusus untuk Kategori Produk dinilai secara voting dari 100 pengunjung yang beruntung mencicipi dan mencoba cita rasa madu dari semua Stand.

Ada yang menarik dari event kali ini. Karena produk madu yang dijejal adalah madu dari lebah tanpa sengat atau yang lebih dikenal dengan Madu Galo Galo atau Klanceng. Selama ini khalayak ramai hanya mengenal Madu Hutan, dimana rasanya lebih manis. Berbeda dengan Madu Galo Galo yang rasanya cenderung asam bahkan pahit. Namun, dari beberapa pecinta madu, sensasi asam dari madu trigona ini lebih terasa menyegarkan dan menyehatkan.

Acara dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat @mahyeldi dan didampingi oleh tuan rumah @yozarwardi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat pada Minggu, 2 Oktober 2022 di Halaman Kantor Dinas Kehutanan. Juga tampak Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat serta undangan lainnya. Buya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena langsung bersentuhan dengan masyarakat sekitar kawasan hutan.